Flatron L1710B LCD 17 inch

Spesifikasi

Display Type 17.0″ (17.0″ VIS) color active matrix TFT LCD screen
Display Area 13.3″ X 10.6″ (338 mm X 270 mm)
Display Colors More Than 16.1 Million (6 Bits + FRC)
Pixel Pitch 0.26 mm x 0.26 mm pixel
Pixel Configuration RGB vertical stripe
Surface Treatment Hard coating (3H), anti-glare
Electronic Interface LVDS
Backlighting 4 CCFL lamps
Brightness 250 cd/m2
Contrast Ratio 450:1
Response Time
Rise Time
Decay Time
40 ms (max)
25 ms (max)
15 ms (max)
Viewing Angle H:140°, V:110°
Horizontal Scanning Frequencies 30-83 KHz, auto-synchronous
Vertical Scanning Frequencies 56-75 Hz, auto-synchronous
Auto Sync Support 640 x 350 up to 70 Hz
640 x 480 up to 70 Hz
720 x 400 up to 70 Hz
800 x 600 up to 75 Hz
832 x 624 up to 75 Hz
1024 x 768 up to 75 Hz
1280 x 1024 up to 75Hz
Control Type On-screen display of adjustments
Input Signal RGB Analog, 0.7 Vpp
Sync Signaling Separate H/V (5 Vpp)
Input Connector Standard VGA D-Sub 15-pin
Memory Modes 16 factory preset, 10 user-settable
VESA Plug and Play Level DDC2B
Digital On-Screen Controls Brightness, Contrast, Horizontal/Vertical Position, Clock, Phase, Language Select, Color Temp (9300K, 6500K, User), OSD Information, Image Size, OSD Lock, Auto-Adjust
Front Panel Controls Power, Input, OSD On/Off, Adjust (Up/Down/Left/Right), Auto-Set, Source
Mounting (Arm assembly) VESA compliant for wall or arm mounting alternatives
Power Requirements 90-264 VAC, 47-63 Hz
DPMS Power Consumption On: 40 Watts
Stand-by: 3 Watts
DPMS Off: 3 Watts
Dimensions With Base (WxDxH) 14.6″ X 8.8″ X 16.6″ (370mm X 223mm X 421 mm)
Weight Net: 14.6 lbs (6.6 kg); 19.0 lbs. (8.6 Kg) Shipping
Safety/Regulatory TCO’99, UL1950, FCC-B, EPA Energy Star, IEC950, CSA, CE, TUV-GS, SEMKO, GOST, ISO 9241-3,7,8, C-TICK, VCCI-2
Accessories Power cord, Manual
DVI Cable
USB Cable
Install Disk
Signal cable (15 pin D-sub to 15 pin D-sub)
Model
L1710B
L1715S
DVI input
Yes
No
On screen control Digital Microprocessor
Yes
No
USB port
2
No
PC/Mac
Yes
Yes
Memory Modes
16 factory preset, 10 user-settable
13 factory preset, 10 user-settable
Dimensions
14.6″ X 8.8″ X 16.6″ (370mm X 223mm X 421 mm)
15.2″ X 6.0″ X 14.7″ (386mm X 152mm X 372 mm)
Weight
6.6 kg
4.3 Kg
Detail

Untuk LG Flatron L1710B tidak banyak perangkat input, untuk jack hanya ditempatkan DVI , Analog VGA dan jack power. Flatron L1710B mengunakan adaptor yang menyatu dengan body. Untuk 2 input VGA DVI maupun VGA analog memungkinkan pemakai mengunakan LG Flatron L1710B mengunakan 2 computer dengan 1 layar monitor. Fungsi option pemilihan input diaktifkan dari tombol Source untuk memilih input dari DVI dan Analog VGA

Back panel – Jack PowerDC, VGA & DVI input

Untuk kemudahan pemakai, Flatron L1710B menambahkan USB hub. Port USB i dibagi 2 bagian, 1 Port untuk input USB yang dihubungkan ke USB port computer. Sedangkan 2 port lainnya dapat digunakan bagi input hardware lain seperti keyboard, mouse ataupun hardware lain yang memiliki interface USB. Flatron L1710B mencoba memudahkan pemakaian USB port agar pemakai dapat meminimalkan uraian cable pada computer. Disain ini cukup bagus, mungkin tidak banyak pembuat LCD dikelas 17″ untuk memikirkan fungsi USB bagi pemakai.

Ke bagian stand. Ini menarik, LG Flatron L1710B memiliki keunikan pada sisi stand. Umumnya disain LCD hanya menampilkan body dan stand LCD untuk memperindah penampilan, tetapi tidak banyak disain dari monitor LCD untuk mengoptimalkan pemakaian stand yang dapat berputar. Pada stand LG Flatron L1710B dibuat lebar dengan tambahan penahan yang dapat berputar. Untuk kaki stand yang diberikan penahan berbentuk lingkaran, maka LG Flatron L1710B dapat diputar 360 derajat. Pada gambar bawah adalah penahan dengan penampang plastik berbentuk lingkaran serta tambahan karet agar monitor tidak mudah bergeser ketika diputar.

Stand – 360 deg. rotation

Untuk back panel LG Flatron L1710B. Bagian kaki dapat dilepas layar LCD dapat dilepas dari stand bila pemakai menginginkan layar dipasang pada breaket. Disain LG Flatron L1710B masih mengunakan disain konventional, dimana bagian belakang layar dibuat sedikit tebal. Beruntung pada bagian sisi layar depan dibuat frame dengan disain kecil, dan penampilan dibagian depan dapat menampilkan bagian yang ramping dan menyembunyikan sisi tebal dibelakang layar.

Back Panel – LG Flatron L1710B

Untuk sudut kemiringan layar dari stand, dimulai pada tingkat vertikal atau layar tegak lurus dari sudut pandang depan. Sedangkan posisi mundur layar dengan posisi 30 deg dari sudut pandang

Angle screen from stand

Ke sisi fungsi dan tambahan software untuk LG Flatron L1710B.

Tombol navigator pada LG Flatron L1710B cukup mudah digunakan. Untuk tombol Source untuk memindahkan input antara DVI dan Analog VGA. Fungsi menu untuk mengatur Brightness dan Contrast, Warna termasuk tingkat Preset dan Gamma, posisi layar. Dan yang terpenting adalah Tracking untuk menyesuaikan penampilan gambar dengan merubah Clock dan Phase. Dan terakhir Setup untuk memilih bahasa pada menu, posisi menu (OSD), serta informasi refresh monitor. Tombol AutoSelect untuk memfungsikan setting secara optimal penampilan layar.

Tombol LIghtView adalah memilih 3 menu utama. Menu bagian User Mode adalah tampilan yang di set oleh pemakai sesuai keingina. Sedangkan 2 menu utama adalah Night dan Day, pada setting menu ini untuk menurunkan tingkat warna pada backlight. Day Light adalah setting untuk tingkat sinar backlight lebih terang dengan pemakaian sinar pada ruang terang. Sedangkan Night akan menurunkan cahaya pada backlight dibandingkan Setting Day Light. Diartikan pada pemakaian pada setting Night Light digunakan pada ruang dengan pencahayaan lebih rendah sehingga backlight tidak terlalu terang pada pemakai. Sedangkan 3 menu Text, Movie dan Photo untuk menyesuaikan pada tujuan layar LCD. Misalnya pada Movie akan meningkat pada sinar layar lebih terang sedangkan pada setting Text, layar LCD akan menurunkan pencahayaan sehingga pemakai lebih mudah menikmati gambar text pada layar dengan menambahkan efek sedikit biru pada layar

Ukuran 17″ LCD memiliki lebar lebih besar dibandingkan layar tube monitor yang berukuran sama. Untuk besarnya layar 17″ LCD akan setara dengan layar tube berukuran hampir 18″. Pada gambar kanan adalah perbandingan antara layar Flatron L1710B (pada gambar kiri) dibandingkan dengan tube monitor dari Sony E200 (pada gambar kanan) dengan ukuran yang sama.

LG Flatron L1710 juga dibundel dengan software Colorific. Colorific adalah software untuk kalibrasi tingkat warna. Untuk mengoptimalkan visual dari layar LCD terhadap warna gambar yang ditampilkan pada layar, dibutuhkan Colorific software untuk meningkatkan kualitas gambar. Pemakaian software ini akan menyesuaikan tingkat warna RGB ditambah panduan sebuah kertas berwarna biru muda dan digunakan untuk mencocokan tingkat warna real sesuai warna sebenarnya. Dengan software Colorific akan meningkatkan tingkat kecerahan serta kualitas gambar. Pada test sebelum pemakaian software Colorific dan sesudah mengunakan software tersebut, kualitas gambar pada LG Flatron L1710B menjadi meningkat dan tampil lebih baik.

Test bed

Hardware test:

  • Monitor : Flatron L1710B
  • VGA : PixelView FX 5700
  • VGA connection : Analog
  • Resolution : 32 bit color, 1280×1024
  • Refresh test : 60 Hz, 70Hz 72Hz, 75Hz

Untuk test dilakukan secara visual dengan 3 katergori. Untuk test Text adalah mencoba penampilan pada gambar karakter/ Text pada layar, Test gambar untuk menguji secara visual ketajaman gambar dan terakhir diuji dengan mengikut sertakan test game untuk menguji kemampuan layar pada Frame Rate.

Test pada LCD mungkin lebih subjektif dibandingkan pengujian perangkat lainnya. Pada test Refesh Rate, setting 60Hz dan 75Hz adalah pilihan terbaik pada LG Flatron L1710B.

Untuk text, setelah menyesuaikan Clock dan Phase dari button control, maka penampilan karakter pada layar begitu bersih dan sangat jelas. Nilai ini agak sulit dan pengujian pada visual layar dengan menampilkan karakter pada Windows dapat terbaca dengan jelas. Text yang ditampilkan Flatron L1710B sangat baik dan jelas terbaca. Tidak terdapat bercak atau broken pixel yang menganggu pada penampilan text dan karakter dapat mudah terbaca

Test clear text

Untuk gambar dinilai sempurna. Flatron L1710B menampilkan ketajaman gambar yang sangat baik, detail pada layar untuk menampilkan gambar lebih menarik dan tajam diatas kemampuan tube monitor.

Picture quality

Bagian yang cukup penting, kendala dengan FPS pada game. LG Flatron L1710B juga diuji pada test FPS. Umumnya layar yang memiliki respon rendah akan menampilkan garis pada gambar disisi bawah layar. Hal ini tidak terjadi pada LG Flatron L1710B. Pada gambar bawah adalah test dengan 3Dmark software untuk pengujian FPS pada layar monitor. Test FPS mencapai 145 FPS ternyata secara visual tidak menimbulkan keterlambatan penampilan gambar di layar LG Flatron L1710B. Test ini dilakukan dengan tingkat resolusi 1280X1024 (75Hz).

Game Test – 3Dmark FPS test

Note : The digital camera would not focus for take the picture. Above picture only represent test in our lab not for compare.

Result

LG Flatron L1710B memiliki fitur sangat baik. Secara subjektif, penampilan gambar maupun karakter pada layar Windows ditampilkan sedemikian tajam bahkan lebih baik dibandingkan tube monitor. Colorifix software akan membantu tingkat kecerahan dan ketajaman gambar pada layar. Sedangkan option LightVIew juga memberikan manfaat kepada pemakai secara cepat merubah tingkat sinar yang ditampilkan oleh layar LCD agar menyesuaikan penampilan gambar terhadap pencahayaan disekitar ruangan. Dengan resolusi 1280X1024 dirasakan ideal dan cukup untuk kelas LCD 17″, termasuk pengujian pada 3D yang tidak menampilkan gangguan pada keterlambatan respon layar. Untuk USB port serta pemilihan stand yang dapat berputar adalah nilai tambah untuk LG Flatron L1710B. Sedangkan option untuk setting clock dan phase sangat berguna untuk mengoptimalkan detail pada text sesuai keinginan pemakai.

Kemampuan LG Flatron L1710B cukup sebanding dengan harga yang tidak terlalu mahal, khususnya untuk sudut kualitas. Walaupun demikian LG Flatron L1710B juga masih memiliki kekurangan untuk perlengkapan. Khususnya pada trend TV dengan layar LCD dimasa mendatang, LG Flatron L1710B tidak memiliki option input video sehingga pemakai harus mengabaikan pemakaian LG Flatron L1710B sebagai monitor TV

Total score test
Picture Excellent
Text Excellent
Line and shade Perfect
Design Good
Feature Only Analog input & DVI

Excellent Text and Picture, pass test for FPS

Advertisements

Intel D201GLY2

Form Factor uATX (6.75 inches by 6.75 inches [171.45 millimeters by 171.45 millimeters])
Memory
  • One 240-pin DDR2 SDRAM Dual Inline Memory Module (DIMM) sockets
  • Support for DDR2 533 MHz and DDR2 400 MHz DIMMs
  • Support for up to 1 GB of system memory
Chipset SiS* SiS662
Audio ADI* AD1888 audio codec
Video Integrated SiS Mirage* 1 graphic engine
I/O Control Winbond* W83627DHG-B based Legacy I/O controller for hardware management, serial, parallel, and PS/2* ports
LAN Support 10/100 Mbits/sec LAN subsystem using the Broadcom* LAN adapter device
Peripheral Interfaces
  • Six USB 2.0 ports
  • One parallel ATA IDE interface with UDMA 33, ATA-66/100/133 support
  • One S-Video output port (optional)
  • One serial port
  • One parallel port
  • PS/2* keyboard and mouse ports
Expansion Capabilities One PCI Conventional* bus connector

Spesifikasi procesor bisa berbeda dari versi untuk release, model test mengunakan Celeron L dengan kecepatan 1.33Ghz

Board

Intel D201GLY2 adalah sebuah mainboard kelas entry level. Pengertian entry level memiliki persamaan dengan kemampuan secukupnya tetapi tetap mampu memenuhi kebutuhan dasar dari sebuah perangkat keras.

Intel D201GLY2 bukanlah sebuah mainboard kuda pacu dengan kemampuan besar. Melainkan untuk pemakaian biasa untuk computer office atau terminal dengan meminimalkan konsumsi power. Intel D201GLY2 dibuat sangat sederhana, disain dari Micro ATX atau hampir mendekati Pico ATX dengan ukuran 6.75 inch bujur sangkar.

Intel D201GLY2 memang dibuat mini alias tanpa isi seperti membuang slot VGA, dan meminimalkan slot tambahan pada board serta kecepatan procesor rendah. Tetapi dibalik bentuknya yang mini memiliki kehandalan pada fitur procesor. Mirip dari disain produksi VIA dengan Mini ATX terintegrasi C3 procesor. Intel D201GLY2 mengutamakan procesor berbasis Conroe 65nm dengan kecepatan 1.2Ghz. Untuk kecepatan 1.2Ghz, maka kemampuan computer dapat memenuhi kebutuhan office, internet bahkan multimedia tetapi melepas dari kemampuan aplikasi berat seperti game atau sekelas computer editing.

Seperti gambar dibawah ini adalah bagian belakang Intel D201GLY2. Seluruh panel ditempatkan pada bagian ini. VGA, Sound card, LPT, COM port dan USB menyatu pada panel belakang. Sisi didalam board sendiri hanya menyisakan port untuk USB disertai jumper audio, dan jack untuk power fan

Intel D201GLY2 memang didisain dalam bentuk kecil, mengunakan pasif heatsink sebagai pendingin sehingga tidak menimbulkan noise dan hemat energi. Perluasan pada board Intel D201GLY2 tidak memasukan perangkati slot AGP atau PCIe. Karena rancangan yang mini, hanya menempatkan penambahan satu buah card saja pada slot PCI dan VGA langsung mengandalkan memory yang berbagi pada sistem computer.

Intel D201GLY2 masih mengunakan jack power 20 pin, ditambah 4 jack untuk 12V bagi power procesor. Sehingga board ini dapat dijadikan pilihan sebagai upgradable pada computer lama. Kami menguji, kemampuan Intel D201GLY2 cukup baik digunakan pada OS Windows XP. Dari buku petunjuk Intel, bahkan mengatakan board tersebut mampu menjalankan OS Vista pada versi rendah.

Untuk memberikan gambaran sebesar apa bentuk Intel D201GLY2. Ukuran board sedikit lebih besar dari Box DVD, dengan tinggi lebih kecil.

Intel D201GLY2 memiliki kekuatan pada procesor. Dengan base Conroe single core atau disebut Celeron L, kemampuan board menjadi lebih handal. Karena kemampuan pada procesor yang sama besar seperti procesor desktop dengan kekurangan untuk speed yang lebih rendah dengan 1.2Ghz

Disain Intel D201GLY2 tidak menyediakan socket untuk procesor. Procesor langsung ditanamkan pada board dengan sistem socket BGA. Bahkan kepala procesor sudah dilepas agar proses pendingin dari heatsink langsung mengenai penutup core procesir.

Bila anda berharap menganti procesor yang ada pada board ini, jangan berharap banyak. Karena Celeron 220 dengan kecepatan 1.2Ghz menjadi satu paket dengan board Intel D201GLY2.

Disain BIOS

Intel D201GLY2 memiliki beberapa option penting. Dengan 1 buah slot module memory DDR2, maka pemakai board Intel D201GLY2 harus memasang memory lebih besar. Piliah kecepatan memory cukup mengunakan DDR2 533Mhz atau DDR2 400Mhz. Maklum saja, dengan chip-set tipe IGP atau mengunakan VGA internal akan membagi antara memory VGA dengan sistem.

Menariknya sistem dari IGP chip-set SiS 662 rupanya dapat diperluas sampai 128MB. Bila mengunakan memory sebesar 1GB, maka akan tersisa 800MB lebih untuk sistem computer. Kapasitas berbagi memory dari Intel D201GLY2 cukup besar sehingga dapat menampilkan resolusi lebih tinggi dengan detail warna lebih banyak. Dibandingkan board tipe IGP lainnya, umumnya hanya memiliki kapasitas 64MB untuk berbagi dari sistem memory utama.

Procesor Intel D201GLY2

Intel D201GLY2 mengunakan Celeron 220, dengan multiplier 10X dan perkalian bus 133Mhz menghasilkan kecepatan 1.33Ghz. L2 cache juga cukup besar dengan 512MB dari satu buah core. Untuk kemampuan procesor memang dapat diandalkan, mengingat sudah disiapkan fitur seperti procesor desktop dengan SSE 3 dan SSSE 3 dan EM64T. Kekurangan pada board adalah Intel D201GLY2 tidak menyediakan setting untuk memindahkan multiplier procesor. Option C1E tidak ada pilihan pada BIOS, sementara procesor seharusnya bisa menjalakan fitur tersebut.

Dibawah ini keterangan lebih detail dari diteksi software SisoftSandra.

Sedikit kelemahan dari disain Board Intel D201GLY2. Mengunakan tipe procesor desktop dengan pasif heatsink memang membuat board Intel D201GLY2 sangat silent atau tanpa suara. Sayangnya ketika ditest dengan open case, ternyata procesor menjadi panas.

Sepertinya pasif heatsink tidak mampu menekan panas procesor dibawah 60 derajat Celcius. Ada baiknya bila anda tertarik mengunakan Intel D201GLY2, agar menambahkan unit pendingin procesor dan chip-set dengan sebuah fan. Test ketika procesor bekerja dengan bantuan 12cm fan low speed yang diarahkan dari sisi samping board, ternyata membuat temperatur procesor dan chip-set turun drastis. Procesor mampu bertahan dibawah 40 deg.C, sementara chip-set dapat ditekan sekitar 50 deg.C

Benchmark

Sistem 1
Sistem 2
Procesor Celeron 220 1333Mhz / 512KB / Conroe / 10X Celeron M 1200Mhz / 512KB / Banias / 12X
FSB 533Mhz 400Mhz
Board Intel D201GLY2 DFI i855GM
Chip-set SiS 662 i855GM
Ins MMX, SSE, SS2, SSE3, SSSE3, EM64T MMX, SSE, SSE2
DDR DDR2 / 266Mhz / Kingston KVR800D2N5K2 1GB single channel DDR1 / 167Mhz / Corsair CMX1024-3500LLPRO
Power supply Corsair HX520 Corsair HX520

Kemampuan Intel D201GLY2 dengan Celeron L 220, memiliki performa cukup baik. Walau hanya bekerja pada speed 1.33Ghz, kemampuan procesor desktop memiliki performa lebih tinggi dibanding kemampuan procesor Celeron M Banias dari kelas mobile procesor.

Dengan kemampuan Celeron L 220 yang diperkaya dengan instruksi SSE, kinerja pada multimedia juga lebih tinggi. Kemampuan dari fitur procesor dengan instruksi SSE membuat score multimedia jauh melewati procesor Celeron M Banias

Untuk kemampuan bandwidth memory, terlihat tidak banyak berbeda. Keduanya mengunakan single channel memory, hanya kecepatan memory pada board D201GLY2 sedikit lebih unggul diatas kecepatan dari board DFI i855GM.

Karena kemampuan kedua board dan procesor mengandalkan kemampuan VGA internal. Kedua sistem memang tidak menunjukan performa pada test 3D. Khususnya untuk Intel D201GLY2, pada sistem VGA sama seperti kemampuan Intel i855GM karena tanpa fitur T&L. Pilihan untuk benchmark game, untuk 3Dmark 03 hanya mengijinkan pengujian pada test frame rate Wing of Fury.

Dibawah ini adalah score dari 3Dmark 03, untuk kecepatan test frame rate dari Wing of Fury

Konsumsi power

Dengan minimnya perangkat dan rendahnya kinerja procesor, tentu akan berdampak padaa pemakaian power. Intel D201GLY2 rupanya bersaing ketat dengan Celeron M 1.2Ghz dari core Banias dimana keduanya hanya mengkonsumsi power dibawah 60W

Intel D201GLY2 dengan perangkat yang sama mengunakan 1 harddisk 250GB 7K250 dan 1 buah fan pendingin hanya mengkonsumsi power dibawah 50 W pada posisi idle. Sedangkan posisi tertinggi masih dibawah 60W. Selisih dari konsumsi power dengan Pentium M hanya berkisar 5 W, dan dapat dinilai sama hematnya dengan Celeron M tetapi kemampuan Intel D201GLY2 dengan procesor Celeron 220 memiliki kemampuan lebih besar dibandingkan Celeron M core Banias.

Bila dibandingkan pemakaian power pada computer standar dipastikan jauh lebih hemat. Dimana sebuah computer desktop memerlukan kebutuhan power sekitar 100W lebih pada posisi idle.

Dibawah ini hasil test perbandingan dari 2 board untuk konsumsi power. Current voltage diasumsikan mengunakan 220V.

Conclusion

Board Intel D201GLY2 dengan Celeron 220 dibuat menyatu menghasilkan sebuah sistem computer murah tetapi hemat power. Kemampuan Celeron 220 sudah cukup baik, bila dipakai sebagai computer kelas office. Instruksi dari kemampuan procesor sudah sekelas dengan procesor desktop, kecuali minimnya kinerja procesor yang dibuat rendah dengan 1.2Ghz. Pemakaian power dari board Intel D201GLY2 dan Celeron 220 tidak melebihi 60W. Ditambah internal VGA dengan SiS 662 dapat diatur sampai 128MB dengan berbagi dari sistem memory computer.

Kekurangan Intel D201GLY2 adalah dari disain untuk pasif heatsink, procesor Celeron 220 dan chip-set ternyata cukup panas dan tidak mampu di dinginkan oleh heatsink. Ada baiknya bagi pemakai Intel D201GLY2 juga menambahkan fan pendingin procesor dan chip-set.

Penilaian seluruhnya, Intel D201GLY2 adalah sebuah board dengan konsumsi power rendah. Kemampuan procesor sudah mencukupi untuk pemakaian aplikasi office, atau sebagai multimedia PC

uNtOuChAbLe014

Editing article WordPress

Editing Article

Mengedit artikel ada beberapa cara, yang pertama melalui Dashboard sedang yang kedua langsung dari artikelnya (dengan catatan kamu menempatkan fungsi editing pada themes). Mari kita bahas cara yang pertama yaitu Mengedit Melalui Dashboard.

Seperti biasa, karena kita akan mengedit melalui Dashboard (dan juga manajemen lain) kita perlu login dulu. Selanjutnya klik menu Manage – Posts. Kamu akan mendapatkan daftar artikel yang ada di blogmu seperti ini :

EDIT

Cari artikel yang ingin diedit dengan menggunakan form Search Posts atau dari daftar yang ada. Setelah ketemu tinggal klik tulisan Edit. Selanjutnya kamu akan dibawa ke halaman editor artikel yang sama dengan halaman Write Post. Begitu selesai mengedit, kamu bisa langsung klik tombol Save. Pekerjaan telah selesai.

Cara yang kedua adalah melalui artikel langsung. Bila kamu sedang membaca artikelmu sendiri dan menemukan kekurangan, kamu bisa langsung mengeditnya. Caranya tentu aja kamu harus login dulu seperti biasa. Kemudian langsung menuju blogmu.

Bacalah beberapa artikel di blogmu sendiri dan bila ketemu yang janggal, langsung klik tulisan edit yang ada di artikel tersebut. Penempatan link edit berbeda-beda setiap themes. Jadi kamu harus mencarinya sendiri. Biasanya link edit ditempatkan bersamaan dengan link comment, category dan author name. Cobalah cari disana.

Berikut ini contoh link edit yang ada di blog ini :

EDIT2

Kamu tinggal mengklik link tersebut, maka halaman editor article akan muncul dan kamu bisa mengeditnya seperti sudah dijelaskan diatas. Selesai mengedit klik tombol Save dan kamu akan dibawa kembali ke halaman artikelmu.

Catatan : link edit ini biasanya hanya muncul kalo kamu sudah login ke WordPress. Jadi pastikan kamu login dulu saat mengunjungi blogmu.

Deleting Article

Untuk menghapus artikel yang sudah tak sesuai lagi, caranya sangat gampang. Cukup login ke Dashboard, klik menu Manage – Posts, kemudian klik tulisan Delete yang sejajar dengan judul artikel yang ingin dihapus. Sebuah peringatan konfirmasi akan muncul tekan OK jika setuju menghapusnya dan tekan Cancel untuk membatalkan.

Chipset Terbaru DFI

 

 

CPU
  LGA 775 socket for: – Intel® Core2 Quad, Intel® Core2 Extreme, Intel® Core2 Duo, Intel® Pentium D or Intel® Pentium 4 Supports Intel Enhanced Memory 64 Technology (EMT64T) Supports Enhanced Intel SpeedStep Technology (EIST) Supports Intel Hyper-Threading Technology Supports 1333*/1066/800MHz system bus speed *Available only on CPUs that support 1333MHz FSB
 
Chipset
  Intel® chipset – Northbridge: Intel® P35 Express chipset (with Intel® Fast Memory Access technology) – Southbridge: Intel® ICH9R
 
Memory
  Four 240-pin DDR2 DIMM sockets Supports DDR2 667/800 MHz DIMMs Supports dual channel (128-bit wide) memory interface Supports up to 8GB system memory Delivers up to 12.8Gb/s bandwidth Supports unbuffered x8 and x16 DIMMs
 
Expansion Slots
  1 PCI Express x16 slot 2 PCI Express x1 slots 3 PCI slots
 
BIOS
  Award BIOS 8Mbit SPI flash BIOS CMOS Reloaded
 
Audio
  Realtek ALC885 High Definition audio CODEC 8-channel audio output DAC SNR/ADC SNR of 106dB/101dB Full-rate lossless content protection technology Optical S/PDIF-out and coaxial RCA S/PDIF-out interfaces
 
LAN
  Marvell 88E8053 PCIE Gigabit LAN Fully compliant to IEEE 802.3 (10BASE-T), 802.3u (100BASE-TX) and 802.3ab (1000BASE-T) standards
 
IDE
  JMicron JMB368 PCI Express to PATA host controller Supports up to 2 UltraDMA 33/66/100Mbps IDE devices
 
Serial ATA with RAID
  6 SATA ports SATA speed up to 3Gb/s RAID 0, RAID 1, RAID 0+1 and RAID 5
 
Rear Panel I/O Ports
  1 mini-DIN-6 PS/2 mouse port 1 mini-DIN-6 PS/2 keyboard port 1 optical S/PDIF-out port 1 coaxial RCA S/PDIF-out port 6 USB 2.0/1.1 ports 1 RJ45 LAN port Center/subwoofer, rear R/L and side R/L jacks Line-in, line-out (front R/L) and mic-in jacks
 
I/O Connectors
  3 connectors for 6 additional external USB 2.0 ports 1 connector for an external COM port 1 front audio connector for line-out and mic-in jacks 1 CD-in internal audio connector 1 connector for IrDA interface 6 Serial ATA ports 1 40-pin IDE connector 1 floppy connector 1 24-pin ATX power connector 1 8-pin 12V power connector 1 4-pin 5V/12V power connector (FDD type) 1 front panel connector 3 fan connectors EZ touch switches (power switch and reset switch)
 
Power Management
  ACPI and OS Directed Power Management ACPI STR (Suspend to RAM) function Wake-On-PS/2 Keyboard/Mouse Wake-On-USB Keyboard/Mouse Wake-On-LAN and Wake-On-Ring RTC timer to power-on the system AC power failure recovery
 
Hardware Monitor
  Monitors CPU/system/Northbridge temperature and overheat alarm Monitors Vcore/Vdimm/Vnb/VCC5/12V/V5sb/Vbat voltages Monitors the speed of the cooling fans CPU Overheat Protection function monitors CPU temperature and fan during system boot-up – automatic shutdown upon system overheat
 
PCB
  4 layers, ATX form factor 24.5cm (9.64″) x 30.5cm (12″) All specifications above are subject to change without prior notice.
 
Board

LANPARTY DK P35-T2RS mengunakan chip P35. Board LANPARTY DK P35-T2RS sudah disiapkan untuk quad core procesor sampai procesor terbaru tipe core Penryn 45nm.

DFI mendisain board dengan pasif heatsink. Komponen yang memerlukan pendingin seperti chip-set dan MOSFET hanya ditanamkan heatsink berukuran besar.

Ketika mengunakan board ini baik untuk kecepatan standar maupun overclock, ternyata heatsink LANPARTY DK P35-T2RS cukup bagus sebagai pendingin. Karena tidak memberikan dampak panas berlebihan pada komponen.

Jack panel belakang board di disain apik. Terlihat pada gambar terdapat 6 USB port, dan jack audio termasuk optical output. Dan tambahan ethernet Gigabit LAN buatan Marvell

Untuk panel bagian depan ( gambar bawah ), port SATA disusun rapi dengan 6 port tambahan bagi harddisk SATA. ICH9R dari Intel sendiri tidak digunakan lagi oleh board, untuk koneksi ke PATA. LANPARTY DK P35-T2RS juga menempatkan tombol untuk reset dan start, yang ditanam pada board. Sehingga untuk tester, penguna board ini dapat mengunakan tombol tersebut tanpa harus menghubungkan kabel ke tombol case.

Tersisa sebuah port PATA untuk disk drive, sementara LANPARTY DK P35-T2RS tidak lagi menyisakan port Floppy drive. Kontrol PATA LANPARTY DK P35-T2RS juga dibuat terpisah dari internal chip-set, dan terhubung dengan sebuah chip lain dari JMB sebagai kontrolller tambahan untuk PATA.

 

Power fan pada board

LANPARTY DK P35-T2RS memberikan 5 port power untuk fan termasuk power fan untuk procesor. Rasanya sudah lebih dari cukup untuk sebuah board menyisakan power tambahan untuk fan dan tersisa 4 port power fan diluar power untuk fan VGA

 

BIOS

LANPARTY DK P35-T2RS memiliki keunikan tersediri pada setting BIOS. Selain BIOS standar, LANPARTY DK P35-T2RS memiliki 1 option lain untuk menyimpan setting BIOS dari Genie BIOS. Penguna board LANPARTY DK P35-T2RS dapat menyimpan beberapa setting dari perangkat dan dapat dipanggil kembali ketika diperlukan.

Pengaturan Voltage

LANPARTY DK P35-T2RS seperti board premium lain, memiliki setting lengkap untuk penambahan voltage bagi perangkat computer. Seperti voltage South Bridge dan North Bridge chip-set dapat diberikan power tambahan. Bahkan CPU PLL voltage juga dapat diberikan power tambahan bila diperlukan.

 

Setting memory LANPARTY DK P35-T2RS cukup agresif

Untuk setting memory dari LANPARTY DK P35-T2RS memang sedikit rumit. Pada setting utama, board LANPARTY DK P35-T2RS dapat menerima kecepatan memory sampai 1066Mhz. Baik pada kecepatan procesor 1066 maupun 1333Mhz. Setting tersebut sudah ideal bagi mereka yang ingin mengunakan memory premium pada board LANPARTY DK P35-T2RS.

Setting latency memory juga dibuat tersendiri. Walaupun akan memusingkan kepala penguna board ini. Hal ini menjadi perlengkapan tambahan yang umumnya tidak diberikan pada kelas mainboard standar

 

PATA dibuat terpisah

Salah satu keunikan LANPARTY DK P35-T2RS adalah melepas kontrol PATA ke sebuah chip lain. LANPARTY DK P35-T2RS tidak memanfaatkan fitur PATA dari ICH. Melainkan diatur oleh sebuah chip yang disebut JMB. Letak chip kecil tersebut berada dibagian depan dekat PATA slot. Pengaturan PATA dapat diaktif atau di nonaktifkan melalui setting BIOS.

 

Benchmark

Spesifikasi test

  • CPU : Intel Core 2 Duo E8500 @ 3.6Ghz
  • Heatsink : Corsair Nautilis 500
  • Memory : Corsair PC8500 1GB (install pair)
  • VGA : Sapphire Radeon 2900XT
  • Power : Corsair HX520
  • Harddisk : Hitachi 250B SATA, Seagate 80GB ATA data

Test LANPARTY DK P35-T2RS mengunakan E8500 dan pencapaian Top speed tanpa perubahan setting BIOS. DFI LANPARTY DK P35-T2RS mampu mempercepat procesor E8500 3.16Ghz mencapai 3.6Ghz.

 

Dibawah ini score dari benchmark dengan E8500 default speed dan overclock

 

 

 

Overclock procesor juga meningkatkan performa memory

Kemampuan LANPARTY DK P35-T2RS rupanya mampu memberikan dampak kecepatan pada memory. Ketika procesor bekerja dengan FSB 1333Mhz @ 3.0Ghz, kecepatan tranfer pada SiSoft Sandra hanya mencapai angka 7000MB/s. Tetapi angka tersebut menjadi lebih tinggi ketika procesor dipacu sampai 3.6Ghz. Kecepatan procesor dengan overclock ternyata berdampak pada kecepatan memory. Hasilnya memory Corsair PC8500 (1066Mhz) ternyata mampu menampilkan angka hampir 8000MB/s. LANPARTY DK P35-T2RS rupanya cukup agresif untuk ikut memacu keceaptan memory bila sebuah procesor dipacu dengan overclock.

 

 

3D dan Aplikasi multimedia

 

 

 

 

Benchmark Aplikasi Multimedia

 

 

 

Result

Lepas dari kelemahan P35, performa DFI LANPARTY DK P35-T2RS cukup memadai. DFI LANPARTY DK P35-T2RS walaupun tidak setangguh board X38 atau X48, tetapi pada kecepatan tweak memory masih mampu mencapai kecepatan tranfer sampai 8000MB/s dengan overclock procesor. Pemisahaan PATA dengan chip khusus, nantinya memberikan 6 SATA harddisk dapat bekerja seluruhnya. DFI LANPARTY DK P35-T2RS cukup baik digunakan untuk pemakaian biasa, atau dengan sedikit overclock. Tetapi dengan setting default, kecepatan procesor hanya dapat dipacu sampai 3.6Ghz dengan E8500. Sayangnya dengan chip set P35, board tidak lepas dari kelemahan yang ada. DFI LANPARTY DK P35-T2RS belum mampu memberikan kemampuannya untuk overclock lebih jauh. Sementara board X38 dan X48 memberikan tambahan bonus speed dengan plus 0.5x pada multiplier procesor sehingga procesor dapat bekerja lebih tinggi, dan top speed Penryn seharusnya mampu dipacu sampai 4Ghz. Penguna DFI LANPARTY DK P35-T2RS sepertinya harus cukup puas dengan kemampuan overclock yang sedang sedang saja. Kecuali anda menyukai bermain dengan overvoltage, DFI LANPARTY DK P35-T2RS tentu bisa dipacu lebih tinggi.

 

Lupa Password Untuk WordPress

Jika Lupa Password Blog WP.Com
Lupa password untuk blog worpress.com anda?
Gak masalah, syaratnya anda tidak lupa alamat email dan password email yang digunakan saat mendaftar di wordpress.com untuk blog tadi.Kita bisa meminta wordpress.com untuk me-reset password untuk diberi password yang baru. Hal yang perlu diperhatikan adalah mengikuti semua petunjuk disetiap langkahnya.
Berikut ini beberapa langkah jika kita lupa password untuk blog di WP.com.
1. Klik link tulisan yang berkotak merah seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut:
2. Masukkan alamat email yang pernah digunakan untuk mendaftar akun blog di wordpress.com semula. Kemudian klik tombol Dapatkan Password Baru>> By Helgeduelbek .::http://urip.wordpress.com::..::http://panduan.wordpress.com::.
3. Selanjutnya akan muncul tampilan perintah “Cek email anda untuk melihat tautan konfirmasi.”, Maka silahkan cek ke kotak masuk di email anda kalau gak ada cek juga di kotak spam sebab kadang nyelonong ke sana kiriman WP.com. Jangan diisi apa-apa dibagian in.
4. Ok masuk ke email anda dan ikuti link yang diberikan oleh WP.com, klik link berkotak merah ini:
Berikut ini tampilan isi email yang dikirim dari support@wordpress.com, ikuti pentunjuk dalam email ini:
5. Setelah itu akan diberikan tampilan seperti ini.
6. Selanjutnya kembali anda harus cek kotak masuk (inbox) pada email anda lagi, untuk mendapatkan password baru dari WP.com Kliklah tulisan yang seperti dikotak merah itu.
7. Kopi password sementara itu, kalau perlu catat saja. Selanjutnya Klik link berkotak biru.
By Helgeduelbek .::http://urip.wordpress.com::..::http://panduan.wordpress.com::.
8. Silahkan login menggunakan username dan password yang diberikan itu.
Jika berhasil maka anda akan dibawa masuk ke blog anda.
9. Jika berhasil segera mengganti password anda, untuk ganti password anda mesti masuk ke MyDashborad, kemudian klik MyProfile/Profil Saya.
10. Dibagian paling bawah anda akan menemui kolom seperti gambar dibawah ini. Buatlah password baru yang menurut anda mudah diingat sendiri. Perhatikan petunjuk dalam kotak ini.
11. Klik tombol Perbaharui Profil >> itu, tunggu sampai ada pesan bahwa “Profil diperbaharui!” ( muncul di bagian atas halaman profil ini juga).
12. Selesai.
Anda sudah tidak perlu lagi menyimpan password yang diberikan WP.com tadi, sebab anda telah memiliki password baru. Jangan lupa password yang anda buat di langkah 10 tadi. Kalau lupa terpaksa anda melakukan langkah 1 sampai 11 lagi.Simpan baik-baik password baru itu di ruang ingatan anda